Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 21 Januari 2013


Penggunaan printer dewasa ini telah merambah ke segala bidang kehidupan, sudah menjadi hal yang biasa jika personal komputer dan laptop yang ada di rumah dan di kantor dilengkapi dengan koneksi ke printer dari berbagai jenis merek dan kualitas. Nah, Ketika tinta atau toner pada cartridge printer Anda habis, Apa yang akan Anda lakukan?
Disini ada 2 pilihan yang pertama Anda akan membeli cartridge original yang harganya memang cukup mahal , yang kedua anda akan pergi ke tempat Refill Center untuk mengisi ulang  tinta atau toner cartridge Anda.
Pada pilihan kedua ini memang cukup banyak yang diminati karena biaya yang dikeluarkan tidak terlalu besar. Nah, berikut ada langkah dan tips untuk Anda ketika tinta atau toner cartridge anda habis. Dan ini lah yang harus Anda lakukan:

1.       Lepaskan cartridge kosong Anda dari printer Anda.

2.       Simpan kedalam sebuah box yang ukurannya sesuai dengan cartridge tersebut, hal ini dilakukan untuk menghindari body cartridge yang patah karena terbentur keras ketika Anda membawa cartridge tersebut ke tempat Refill Center, jika hal itu terjadi kemungkinan cartridgenya tidak bisa direfill.



3.       Pilihlah tempat Refill Center yang bisa memberikan jaminan garansi lebih dari 2 bulan dan tanyakan mengenai layanan garansinya seperti apa, karena banyak refill center yang bisa memberikan garansi lebih dari 2 bulan akan tetapi ketika terjadi masalah pada cartridge dalam masa garansi harus menunggu sampai 2-4 minggu setelah kita klaim sampai cartridge tersebut bisa dikembalikan lagi, jangan memilih Refill Center yang seperti ini karena akan banyak membuang waktu percuma.

4.       Tanyakan kepada pihak Refill Center yang Anda datangi, berapa estimasi jumlah page yield cartridge Anda setelah direfill, untuk meyakinkan kita bahwa tempat Refill Center tersebut mengisi tonernya sesuai dengan kapasitas Standard dari cartridge tersebut.



5.       Setelah cartridge selesai direfill, Anda minta test printnya kepada pihak refill center tersebut untuk memastikan cartridge Anda benar-benar ditest terlebih dahulu, karena kadang ada beberapa Refill Center yang tidak melakukan test print terlebih dahulu.




6.       Jangan lupa untuk memeriksa kembali cartridge yang sudah direfill tersebut, terutama jika ada kebocoran dibagian pinggir dan disela-sela OPC Drum, karena jika bocor akan berpengaruh terhadap hasil cetak menjadi kotor, bahkan jika bocornya parah bubuk toner bisa masuk kedalam Printer.

7.       Jika Anda merefill cartridge untuk spare/cadangan/back up, diusahakan jangan disimpan lebih dari 6 bulan, karena dibagian dalam Cartridge Laserjet terdapat beberapa part yang terbuat dari karet dan silicon yang fleksibel sehingga jika dibiarkan terlalu lama maka akan berpengaruh terhadap tingkat fleksibelitas dari part tersebut sehingga berpengaruh terhadap hasil cetak.

8.       Sebelum Cartridge dipasang kembali di Printer, sebaiknya Anda guncang dulu pelan-pelan cartridgenya agar bubuk toner menumpuk secara merata dibagian penampung toner, setelah itu test print kembali sebanyak 5-10 lembar sekaligus untuk meyakinkan cartridge bisa berfungsi dengan baik.
Sudah seharusnya sebagai konsumen kita harus memperhatikan produk dan untung ruginya kita menggunakan produk tersebut, jadi segalanya memang perlu pertimbangan. Semoga yang sudah diuraikan diatas tadi bisa sedikit bermanfaat bagi Anda sekalian.

0 komentar:

Posting Komentar