Penggunaan printer dewasa ini telah merambah ke segala
bidang kehidupan, sudah menjadi hal yang biasa jika personal komputer dan
laptop yang ada di rumah dan di kantor dilengkapi dengan koneksi ke printer
dari berbagai jenis merek dan kualitas. Nah, Ketika tinta atau toner pada
cartridge printer Anda habis, Apa yang akan Anda lakukan?
Disini ada 2 pilihan yang pertama Anda akan membeli
cartridge original yang harganya memang cukup mahal , yang kedua anda akan
pergi ke tempat Refill Center untuk mengisi ulang tinta atau toner cartridge Anda.
Pada pilihan kedua ini memang cukup banyak yang diminati
karena biaya yang dikeluarkan tidak terlalu besar. Nah, berikut ada langkah dan
tips untuk Anda ketika tinta atau toner cartridge anda habis. Dan ini lah yang
harus Anda lakukan:
1.
Lepaskan cartridge kosong Anda dari printer
Anda.
2.
Simpan kedalam sebuah box yang ukurannya sesuai
dengan cartridge tersebut, hal ini dilakukan untuk menghindari body cartridge yang
patah karena terbentur keras ketika Anda membawa cartridge tersebut ke tempat
Refill Center, jika hal itu terjadi kemungkinan cartridgenya tidak bisa
direfill.
3.
Pilihlah tempat Refill Center yang bisa
memberikan jaminan garansi lebih dari 2 bulan dan tanyakan mengenai layanan
garansinya seperti apa, karena banyak refill center yang bisa memberikan
garansi lebih dari 2 bulan akan tetapi ketika terjadi masalah pada cartridge
dalam masa garansi harus menunggu sampai 2-4 minggu setelah kita klaim sampai
cartridge tersebut bisa dikembalikan lagi, jangan memilih Refill Center yang
seperti ini karena akan banyak membuang waktu percuma.
4.
Tanyakan kepada pihak Refill Center yang Anda
datangi, berapa estimasi jumlah page yield cartridge Anda setelah direfill,
untuk meyakinkan kita bahwa tempat Refill Center tersebut mengisi tonernya
sesuai dengan kapasitas Standard dari cartridge tersebut.
5.
Setelah cartridge selesai direfill, Anda minta
test printnya kepada pihak refill center tersebut untuk memastikan cartridge
Anda benar-benar ditest terlebih dahulu, karena kadang ada beberapa Refill
Center yang tidak melakukan test print terlebih dahulu.
6.
Jangan lupa untuk memeriksa kembali cartridge
yang sudah direfill tersebut, terutama jika ada kebocoran dibagian pinggir dan
disela-sela OPC Drum, karena jika bocor akan berpengaruh terhadap hasil cetak
menjadi kotor, bahkan jika bocornya parah bubuk toner bisa masuk kedalam
Printer.
7.
Jika Anda merefill cartridge untuk
spare/cadangan/back up, diusahakan jangan disimpan lebih dari 6 bulan, karena
dibagian dalam Cartridge Laserjet terdapat beberapa part yang terbuat dari
karet dan silicon yang fleksibel sehingga jika dibiarkan terlalu lama maka akan
berpengaruh terhadap tingkat fleksibelitas dari part tersebut sehingga
berpengaruh terhadap hasil cetak.
8.
Sebelum Cartridge dipasang kembali di Printer,
sebaiknya Anda guncang dulu pelan-pelan cartridgenya agar bubuk toner menumpuk
secara merata dibagian penampung toner, setelah itu test print kembali sebanyak
5-10 lembar sekaligus untuk meyakinkan cartridge bisa berfungsi dengan baik.
Sudah seharusnya sebagai konsumen kita harus memperhatikan
produk dan untung ruginya kita menggunakan produk tersebut, jadi segalanya
memang perlu pertimbangan. Semoga yang sudah diuraikan diatas tadi bisa sedikit
bermanfaat bagi Anda sekalian.


